
FIS.UNG, Media Center — Circle pertemanan di kalangan mahasiswa sering kali dipandang sebagai ruang untuk bersosialisasi, berdiskusi, atau sekadar menghabiskan waktu bersama. Namun, di balik interaksi sehari-hari tersebut, circle pertemanan ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan moral dan karakter mahasiswa.
Hal ini diungkap dalam penelitian mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, Windi Lopuo, melalui skripsinya yang berjudul Peran Circle Pertemanan dalam Pembentukan Moral Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo.
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana circle pertemanan berperan dalam membentuk nilai moral mahasiswa melalui interaksi sosial yang berlangsung dalam kehidupan kampus, baik di lingkungan akademik, organisasi, maupun nonformal.
Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori interaksi simbolik, Windi menelusuri bagaimana makna, simbol, dan pola komunikasi dalam kelompok pertemanan dapat memengaruhi cara mahasiswa berpikir, bersikap, dan berperilaku.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jenis circle memiliki pengaruh yang berbeda terhadap pembentukan moral mahasiswa.
Pada circle akademik, mahasiswa cenderung membangun nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, dan tanggung jawab. Lingkungan pertemanan yang berorientasi pada pembelajaran mendorong mahasiswa untuk lebih fokus terhadap tanggung jawab akademik serta membangun budaya belajar yang sehat.
Sementara itu, circle organisasi berkontribusi dalam membentuk karakter kepemimpinan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi umumnya memiliki kemampuan komunikasi dan kerja tim yang lebih berkembang. Meski demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa intensitas kegiatan organisasi yang tinggi dalam beberapa kasus dapat mengurangi fokus mahasiswa terhadap capaian akademik.
Adapun circle nonformal atau pertemanan santai berfungsi sebagai ruang dukungan emosional dan pelepas tekanan. Circle ini membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental melalui relasi yang lebih cair dan suportif. Namun, dalam kondisi tertentu, circle nonformal juga berpotensi membentuk perilaku yang kurang sesuai dengan norma akademik maupun sosial.
Windi menemukan adanya beberapa pola perilaku negatif yang dapat muncul dari circle tertentu, seperti kebiasaan bolos kuliah, menunda tugas, hingga pola hidup konsumtif akibat pengaruh lingkungan pertemanan.
Temuan ini memperlihatkan bahwa moral mahasiswa tidak terbentuk secara individual semata, melainkan melalui proses sosial yang berlangsung terus-menerus dalam interaksi sehari-hari.
Menurut perspektif interaksi simbolik, manusia membangun makna melalui komunikasi dan simbol-simbol yang dipertukarkan dalam relasi sosial. Dalam konteks ini, circle pertemanan menjadi ruang penting tempat nilai-nilai moral dikonstruksi, dinegosiasikan, dan diinternalisasi.
Penelitian ini menegaskan bahwa circle pertemanan dapat menjadi wahana pembentukan moral yang positif apabila nilai-nilai yang berkembang selaras dengan norma akademik dan sosial. Sebaliknya, circle juga dapat menghasilkan kecenderungan moral yang melemah apabila interaksi yang terbangun justru menormalisasi perilaku negatif.
Melalui penelitian ini, Windi berharap mahasiswa semakin sadar bahwa memilih lingkungan pertemanan bukan sekadar persoalan kenyamanan sosial, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter dan arah perkembangan diri.
Temuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di lingkungan kampus, relasi pertemanan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial.
link e-Skripsi
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022