Jurusan Sosiologi FIS UNG Selaraskan Kurikulum Berdampak Berbasis OBE Bersama APSSI dan Mitra

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 6 Juli 2026 . 17:17:50

FIS.UNG, Media Center — Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui penyelarasan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, dan arah kebijakan pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Lokakarya Kurikulum Jurusan Sosiologi yang dilaksanakan pada 6–7 Juli 2026 di Aula Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo.

Lokakarya menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI), alumni, mitra pengguna lulusan, hingga praktisi sebagai ruang kolaboratif untuk meninjau dan menyusun kembali struktur kurikulum Program Studi Sosiologi.

Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan kurikulum yang dikembangkan selaras dengan kebijakan Kurikulum Berdampak, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta implementasi Project-Based Learning (PBL) yang menjadi bagian dari transformasi pembelajaran di perguruan tinggi.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Drs. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa lokakarya kurikulum bukan sekadar agenda evaluasi dokumen akademik, melainkan proses strategis dalam memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pengguna lulusan.

"Lokakarya kurikulum ini pada prinsipnya bertujuan untuk menyinkronkan, merumuskan kembali, sekaligus mengintegrasikan kurikulum sesuai arahan Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI). Kami berharap masukan dari asosiasi, mitra, dan alumni dapat memperkuat implementasi Kurikulum Berdampak yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan terintegrasi dengan Project-Based Learning (PBL), sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja," ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan mitra pengguna lulusan menjadi bagian penting dalam penyusunan kurikulum karena mampu memberikan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.

"Melalui forum ini kami berharap lahir ide-ide dan rekomendasi yang dapat memperkuat struktur kurikulum, sehingga tidak hanya selaras dengan kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi fondasi dalam penyusunan dokumen akreditasi Program Studi Sosiologi. Fakultas mendukung penuh langkah yang dilakukan Jurusan Sosiologi agar menghasilkan kurikulum yang berkualitas, relevan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia," tambahnya.

Melalui diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, lokakarya menghasilkan berbagai masukan mengenai penguatan capaian pembelajaran lulusan, penyelarasan profil lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, serta integrasi pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa lebih aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Penyelarasan kurikulum ini menjadi bagian dari komitmen Jurusan Sosiologi FIS UNG untuk menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada dampak. Selain memperkuat kualitas akademik, hasil lokakarya diharapkan menjadi pijakan penting dalam mendukung peningkatan mutu program studi serta persiapan akreditasi di masa mendatang.

Agenda

22 Mei 2024

Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

17 Januari 2024

Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud

kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"

17 Januari 2023

Pelaksana Upacara KORPRI

FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG

4 - 5 Desember 2022

Tracer Study dengan Temu Alumni

Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022