Masyarakat Toto Selatan Antusias Belajar Kelola Sampah Organik Lewat FGD KKN UNG

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 11 September 2025 . 22:06:57

FIS.UNG, Media Center - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mengadakan Focus Group Discussion (FGD) kedua. Bertempat di Kantor Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila pada Kamis (11/9/2025), kegiatan ini berfokus pada upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Diskusi ini menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Dinas PUPR, BAPPEDA, pihak Kecamatan, serta masyarakat setempat. Mahasiswa KKN dari desa tetangga, yaitu Poowo dan Olohuta, juga turut hadir, memperkaya diskusi dengan berbagai masukan dan gagasan.

FGD kali ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat Desa Toto Selatan dalam mengelola sampah, khususnya sampah organik, dengan cara yang ramah lingkungan. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari Tanggidaa Group, yang mengupas tuntas tentang manfaat lubang resapan biopori sebagai solusi sederhana untuk mengurangi sampah organik dan meningkatkan daya serap air tanah.

Selain itu, Andika Linggile, turut memberikan sosialisasi mengenai pengolahan sampah organik dengan metode komposter. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi kompos yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian dan penghijauan. Peserta juga diajarkan konsep dasar pengolahan sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan, pengurangan (reduce), hingga pemanfaatan kembali (reuse) untuk meningkatkan nilai ekonominya.

Mahasiswa KKN juga memaparkan hasil program kerja mereka, yaitu peta IMAP dan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Inisiatif ini diharapkan menjadi panduan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah, terintegrasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat sesi pelatihan yang dipandu langsung oleh CEO Tanggidaa Group, Jamaludin Kadir. Dengan penyampaian materi yang sederhana, peserta semakin bersemangat, terutama setelah melihat bahwa sampah ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.

Perwakilan dari Dinas PUPR menyampaikan apresiasi atas solusi yang ditawarkan mahasiswa, menilai bahwa program ini sudah tepat sasaran dan hanya perlu diperkuat melalui sosialisasi serta pendampingan berkelanjutan. Senada dengan itu, perwakilan BAPPEDA menegaskan bahwa persoalan sampah di Desa Toto Selatan sangat mendesak mengingat lokasinya yang berdekatan dengan pusat kota. BAPPEDA menyambut baik rencana pembangunan TPS3R sebagai langkah awal untuk mengelola sampah secara lebih efektif.

Diharapkan, FGD kedua ini dapat menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama lintas sektor demi mewujudkan Desa Toto Selatan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Agenda

22 Mei 2024

Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

17 Januari 2024

Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud

kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"

17 Januari 2023

Pelaksana Upacara KORPRI

FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG

4 - 5 Desember 2022

Tracer Study dengan Temu Alumni

Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022