Ketua Jurusan Sosiologi UNG Hadiri Lokakarya Nasional APSSI di UNJ

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 29 September 2025 . 12:32:49

FIS.UNG, Media Center - Ketua Jurusan Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dewinta Riski R. Hatu, bersama Sekretaris Jurusan, Sahrain Bumulo, menghadiri Lokakarya Nasional yang diselenggarakan Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) di Aula Latief Hendraningrat, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (29/09/25).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, mengusung tema “Merencanakan Kurikulum Sosiologi yang Berdampak: Sinkronisasi Strategi Kolaborasi Inovatif untuk Akreditasi Unggul.” Lokakarya tersebut diikuti oleh para ketua dan sekretaris program studi sosiologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Jurusan Sosiologi UNG, Dewinta Riski R. Hatu, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengembangan kurikulum Sosiologi di UNG.

Mereka menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dalam merumuskan kurikulum yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan akademik, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

“Partisipasi kami di lokakarya ini menjadi momentum untuk memperbarui dan menyelaraskan kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan akreditasi unggul,” ujar Dewinta, Selasa (30/09/25).

Sementara itu, Ketua APSSI, Harmona Daulay, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Rektor UNJ dan Program Studi Sosiologi FISH UNJ atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga menginformasikan bahwa APSSI akan menggelar kongres pemilihan pengurus baru pada tahun mendatang.

“Saat ini kita berada di kepengurusan keempat, dan tahun depan akan dilaksanakan kongres untuk memilih pengurus baru,” tuturnya.

Harmona menambahkan bahwa APSSI telah berkembang pesat sebagai wadah bagi para dosen sosiologi dari seluruh Indonesia. Beberapa program unggulan APSSI antara lain seminar internasional dan lokakarya nasional. Ia menekankan bahwa tema kurikulum berdampak menjadi pintu masuk bagi kemajuan kurikulum sosiologi ke depan.

“Kita berharap melalui pertemuan ini, keilmuan dan silaturahmi antarprogram studi sosiologi terus terbangun,” tutupnya.

Penulis : Ismail Husin

Informasi

Agenda