
FIS.UNG, Media Center - Mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo menggelar Focus Group Discussion (FGD) II di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menghasilkan sejumlah temuan penting terkait permasalahan infrastruktur permukiman, khususnya rumah tidak layak huni (RTLH), sistem pembuangan air limbah (SPAL), dan pengelolaan sampah. (17/09/2025)
Dalam FGD, mahasiswa memaparkan hasil identifikasi melalui peta IMAP yang menggambarkan kondisi desa. Ditemukan bahwa masih banyak rumah warga yang tergolong RTLH. Dari hasil survei, tercatat puluhan rumah di setiap dusun mengalami kerusakan dari aspek ketahanan bangunan, sanitasi, akses air bersih, hingga kecukupan ruang. Kondisi ini berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Permasalahan lain yang muncul adalah pengelolaan sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil sampling, timbulan sampah di Desa Tunggulo cukup tinggi, dengan komposisi terbesar berasal dari sampah organik. Namun, sebagian besar masyarakat masih membuang sampah dengan cara dibakar atau dibuang sembarangan, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan. Sebagai solusi, mahasiswa menawarkan program pengomposan, pembangunan bank sampah, serta penyediaan bak sampah untuk menekan volume sampah yang berakhir di lingkungan.

Selain itu, keterbatasan SPAL juga menjadi persoalan krusial. Fasilitas pengelolaan air limbah yang ada di beberapa dusun belum dimanfaatkan secara optimal akibat kurangnya pemeliharaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Padahal, tanpa pengelolaan yang baik, air limbah berpotensi mencemari lingkungan dan memicu berbagai penyakit. Karena itu, mahasiswa mendorong adanya sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pentingnya SPAL dalam hubungan menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
Melalui FGD ini, mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur berharap hasil kajian dapat menjadi masukan bagi pemerintah desa maupun masyarakat setempat dalam merencanakan langkah-langkah perbaikan yang terpadu dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan Desa Tunggulo dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kesejahteraan warganya.
Penulis : Saad Lintang
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022