Dekan FIS UNG: Peningkatan Kapasitas Satgas PPK Jadi Langkah Strategis Cegah Kekerasan di Kampus

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 6 Agustus 2026 . 15:50:07

FIS.UNG, Media Center - Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Drs. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pelatihan peningkatan kapasitas bagi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pencegahan yang lebih kuat di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi bentuk komitmen UNG dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

"Pada prinsipnya, peningkatan kapasitas ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus, baik yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun unsur lainnya. Oleh karena itu, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi agar kapasitas anggota satgas semakin meningkat dalam menjalankan tugasnya," ujar Zuchri.

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas Satgas PPK menjadi langkah preventif untuk meminimalkan berbagai persoalan yang berpotensi muncul, terlebih menjelang pelaksanaan berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan, termasuk penerimaan mahasiswa baru.

"Peningkatan kapasitas ini merupakan salah satu cara untuk meminimalkan berbagai persoalan yang mungkin muncul. Apalagi dalam menghadapi berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan, potensi terjadinya kekerasan harus diantisipasi sejak dini melalui pemahaman yang baik dari seluruh anggota satgas," tambahnya.

Zuchri juga menyoroti perkembangan bentuk-bentuk kekerasan yang kini tidak hanya terjadi secara fisik maupun verbal, tetapi juga melalui media digital. Menurutnya, kekerasan berbasis siber (cyber violence) menjadi tantangan baru yang harus dipahami oleh seluruh anggota Satgas PPK.

"Saat ini bentuk kekerasan semakin beragam, bukan hanya secara langsung, tetapi juga melalui media digital dan internet. Karena itu, BPKPT UNG akan terus melakukan sosialisasi ke seluruh fakultas agar seluruh sivitas akademika memahami mekanisme pencegahan dan penanganannya," jelasnya.

Pada sesi diskusi, lanjut Zuchri, para peserta turut menyampaikan berbagai kasus yang pernah terjadi di unit kerja masing-masing. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus merumuskan solusi terbaik terhadap setiap permasalahan yang muncul.

"Kasus-kasus yang disampaikan peserta menjadi bahan pembelajaran bersama untuk menemukan solusi yang tepat. Bahkan apabila suatu kasus terjadi di luar kampus namun melibatkan sivitas akademika UNG, hal tersebut tetap menjadi perhatian dan dibahas bersama sesuai mekanisme yang berlaku," pungkasnya.

Penulis : Ramansyah

Agenda

22 Mei 2024

Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

17 Januari 2024

Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud

kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"

17 Januari 2023

Pelaksana Upacara KORPRI

FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG

4 - 5 Desember 2022

Tracer Study dengan Temu Alumni

Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022