
FIS.UNG, Media Center – Komunikasi komunitas dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Berangkat dari isu tersebut, tim dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (FIS UNG) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari Penelitian Dosen Pemula (PDP) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program BIMA, pada 13 Juli 2026 di Domestique Gorontalo.
Penelitian yang mengangkat tema "Pengaruh Komunikasi Komunitas Tanggida'a Group terhadap Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah dan Kesadaran Lingkungan Masyarakat di Kota Gorontalo" bertujuan menganalisis bagaimana aktivitas komunikasi yang dilakukan komunitas mampu memengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Tim peneliti terdiri atas Feni Mariana, S.I.Kom., M.I.Kom., Siti Mayasari Pakaya, S.Sos., M.I.Kom., dan Muhammad Akram Mursalim, S.Sos., M.I.Kom. Melalui FGD, para peneliti menghimpun berbagai perspektif dari komunitas, pemerintah, akademisi, dan praktisi guna memperkuat analisis penelitian serta memastikan temuan yang dihasilkan sesuai dengan kondisi nyata di masyarakat.
Forum diskusi menghadirkan Komunitas Tanggida'a Group sebagai subjek utama penelitian, bersama perwakilan pemerintah desa serta sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan. Diskusi berlangsung secara partisipatif dengan membahas pola komunikasi komunitas, bentuk partisipasi masyarakat, tantangan pengelolaan sampah, serta peluang membangun kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di Kota Gorontalo.
Untuk memperkuat kajian ilmiah, kegiatan turut melibatkan Prof. Dr. Suleman Bouti, S.Pd., M.Hum. sebagai pakar yang memberikan pengayaan akademik terhadap konsep komunikasi komunitas, nilai-nilai budaya lokal, dan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan akademisi, komunitas, dan pemerintah diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi penelitian yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat relevansi hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui penelitian ini, Jurusan Ilmu Komunikasi FIS UNG berupaya menghadirkan bukti ilmiah mengenai efektivitas komunikasi komunitas sebagai instrumen perubahan sosial. Hasil penelitian diharapkan tidak hanya memperkaya pengembangan ilmu komunikasi, tetapi juga menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merancang strategi komunikasi yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih baik dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022