
FIS.UNG, Media Center — Kongres Nasional Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Indonesia (Konaspi) XII resmi digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, 2–4 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk membahas arah transformasi pendidikan di tengah perkembangan teknologi digital sekaligus memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi.
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 34 presenter dari UNG dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti rangkaian International Conferences yang menjadi bagian dari agenda Konaspi XII.
Dari jumlah tersebut, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG turut mengambil bagian melalui keterwakilan dosen sebagai presenter. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya UNG memperluas kontribusi akademiknya dalam forum nasional dan internasional, khususnya melalui hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Peserta dari UNG tidak hanya berasal dari kalangan presenter, tetapi juga melibatkan pimpinan berbagai unit dan lembaga di lingkungan UNG. Sejumlah peserta hadir bersama pendamping atau istri yang juga mengikuti agenda Ladies Program sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Konaspi XII.
Konaspi XII mengangkat isu strategis mengenai transformasi pendidikan di era digital. Perubahan teknologi dan ekosistem digital dinilai membawa konsekuensi terhadap pengelolaan perguruan tinggi, proses pembelajaran, pengembangan kompetensi lulusan, hingga penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.
Selain membahas transformasi pendidikan, Konaspi XII juga menjadi momentum penguatan kerja sama antara 12 perguruan tinggi LPTK eks-IKIP. Hasil pembahasan dan komitmen bersama tersebut kemudian dituangkan dalam Deklarasi Bali yang memuat arah pengembangan perguruan tinggi dan penguatan kolaborasi antar-LPTK.

Rangkaian Konaspi XII tidak hanya berlangsung dalam bentuk forum akademik. Para peserta juga dapat melihat berbagai produk unggulan serta hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dipamerkan oleh perguruan tinggi peserta.
UNG memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah dan hasil inovasi dosen. Produk yang ditampilkan antara lain Karawo, keripik, gula aren, cokelat, kue kering, serta berbagai produk lainnya yang merupakan hasil pengembangan UMKM maupun kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu produk yang turut diperkenalkan dalam pameran tersebut adalah Chokolato, produk olahan cokelat yang berasal dari Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Pengembangan Chokolato tidak semata-mata berorientasi pada produk akhir, tetapi telah melalui proses riset serta penguatan kelembagaan kelompok tani kakao. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan komoditas kakao lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih baik.

Keikutsertaan dalam pameran Konaspi XII menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kakao Pohuwato kepada peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sekaligus menunjukkan bagaimana hasil penelitian dan pengabdian perguruan tinggi dapat diarahkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan Konaspi XII juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan membangun jejaring antarperguruan tinggi. Melalui forum akademik, pameran, serta berbagai agenda pendukung, peserta memperoleh kesempatan untuk melihat praktik dan inovasi yang dikembangkan oleh perguruan tinggi lainnya.
Pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan studi tur yang diikuti peserta Konaspi bersama tim dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat potensi dan lingkungan Bali.
Rangkaian Konaspi XII di Bali diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan semata, tetapi menghasilkan kolaborasi konkret dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi UNG, keterlibatan dalam Konaspi XII menjadi momentum untuk memperkuat posisi perguruan tinggi dalam jejaring LPTK sekaligus memperkenalkan potensi daerah Gorontalo melalui karya akademik, produk UMKM, dan hasil riset yang dikembangkan oleh sivitas akademika.
Penulis : Ramansyah
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022