Kolaborasi Riset Dosen PPKn FIS UNG Tembus Scopus Q2, Kembangkan Model Pendidikan Multikultural Berbasis Nilai Islam

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 6 April 2026 . 13:18:14

FIS.UNG, Media Center – Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, Abd. Firman Bunta, kembali mencatatkan capaian akademik melalui publikasi artikel ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus Q2 sebagai bagian dari kolaborasi riset lintas perguruan tinggi.

Dalam publikasi berjudul “Integrated Multicultural-Inclusive-Peace-Islamic Pedagogy: An Empirical Model of Value Internalization in an Indonesian Islamic School” yang terbit pada 1 April 2026 (Volume 11), Abd. Firman Bunta berperan sebagai penulis keempat bersama tim peneliti dari berbagai institusi nasional.

Kolaborasi riset ini melibatkan Wahyudin Noe, Oktosiyanti MT. Abdullah, Sri Wahyuni Tanshzil, Theodorus Pangalila, dan Sarina, yang berasal dari Universitas Khairun, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Manado. Sinergi lintas institusi ini memperkuat kualitas kajian serta memperluas perspektif dalam pengembangan model pendidikan berbasis nilai.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan sosial berupa ketegangan multikultural dan fragmentasi identitas dalam masyarakat plural. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan model pendidikan yang mampu menumbuhkan toleransi, inklusivitas, dan kohesi sosial.

Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sekolah Islam di kawasan urban yang multikultural, penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai multikultural dapat diinternalisasikan secara efektif dalam lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.

Hasil penelitian mengidentifikasi tiga mekanisme utama dalam proses internalisasi nilai, yaitu praktik pembelajaran dialogis yang berorientasi pada nilai, kebijakan institusi yang inklusif dan mendorong partisipasi, serta interaksi sosial antar siswa yang menekankan empati dan kerja sama.

Menariknya, seluruh proses tersebut diperkuat oleh prinsip-prinsip moral Islam seperti moderasi (wasathiyyah), keadilan (‘adl), dan kasih sayang (rahmah), yang terbukti selaras dengan nilai-nilai multikultural dan pendidikan perdamaian.

Temuan ini menghasilkan model empiris yang menunjukkan bahwa pendidikan multikultural, inklusif, dan berbasis perdamaian dapat diintegrasikan secara efektif dalam konteks sekolah Islam, selama didukung oleh pendekatan pedagogis, kebijakan kelembagaan, dan nilai moral yang konsisten.

Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperkaya kajian pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan Islam, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan berbasis keagamaan dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis.

Keterlibatan Abd. Firman Bunta dalam publikasi Scopus Q2 ini menegaskan komitmen Fakultas Ilmu Sosial UNG dalam mendorong kolaborasi riset berkualitas internasional serta memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab isu-isu sosial global.

Link Artikel 

Agenda

22 Mei 2024

Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

17 Januari 2024

Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud

kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"

17 Januari 2023

Pelaksana Upacara KORPRI

FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG

4 - 5 Desember 2022

Tracer Study dengan Temu Alumni

Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022