
FIS.UNG, Media Center — Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui edukasi dan kampanye digital di Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Upaya tersebut dilakukan melalui program pengabdian kolaboratif FIS UNG bertajuk “Kampanye Edukasi Pemilahan dan Partisipasi Warga dalam Pengelolaan Sampah Melalui Sosial Media.” Program ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus membangun pola komunikasi digital yang dapat mendorong keterlibatan warga.
Kelurahan Donggala memiliki tiga RW dan tujuh RT dengan jumlah penduduk sekitar 3.154 jiwa. Wilayah tersebut memiliki potensi pengelolaan sampah yang didukung keberadaan TPS3R yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Setiatama.
Keberadaan KSM dan fasilitas TPS3R tersebut menjadi modal awal dalam pengembangan Gerai Lestari Donggala. Gerai ini dirancang sebagai layanan pemilahan, penimbangan, dan transaksi sampah bernilai ekonomi, sekaligus menjadi ruang edukasi masyarakat dan pencatatan dampak pengelolaan sampah berbasis data.
Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan masih terdapat sejumlah persoalan dalam pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Pemilahan sampah rumah tangga belum dilakukan secara konsisten, jumlah tim inti KSM masih terbatas, sementara layanan penyetoran dan informasi harga sampah belum memiliki standar yang seragam.
Selain persoalan operasional, komunikasi melalui media sosial juga belum dikelola sebagai kampanye yang terencana dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian tim pengabdian dari FIS UNG dalam merancang pendekatan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui program tersebut, KSM Setiatama dan Pemerintah Kelurahan Donggala didorong untuk meningkatkan kapasitas dalam mengoperasikan gerai sampah sekaligus membangun pola komunikasi yang mampu menyampaikan informasi dan menggerakkan partisipasi warga.
Pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif. Tahapan kegiatan dimulai dengan audit awal kondisi pengelolaan sampah, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan, pelatihan operator dan kader dari tujuh RT, hingga pengembangan sistem pencatatan transaksi.
Dalam perspektif Ilmu Komunikasi, kampanye digital tidak hanya digunakan sebagai sarana menyebarkan informasi mengenai sampah, tetapi juga sebagai ruang membangun interaksi antara pengelola, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Pesan mengenai pemilahan sampah diarahkan agar lebih mudah dipahami dan dapat mendorong warga mengambil bagian dalam pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih berkelanjutan antara pengelola Gerai Lestari Donggala dengan masyarakat. Media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai layanan gerai, jadwal penyetoran, jenis sampah yang memiliki nilai ekonomi, hingga perkembangan kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan kelurahan.
Program pengabdian FIS UNG ini sekaligus menjadi bentuk penerapan keilmuan komunikasi dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat. Melalui kombinasi edukasi, penguatan kelembagaan, dan kampanye digital, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga didukung oleh partisipasi aktif warga.
Dengan adanya penguatan kapasitas pengelola dan strategi komunikasi digital yang lebih terencana, Gerai Lestari diharapkan dapat berkembang sebagai model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang melibatkan warga dari tingkat RT sekaligus menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungan.
Penulis : Saad Lintang
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022