Diskusi Kampung Perempuan dan Lingkungan Digelar di Desa Tulabolo

Oleh: Wira Pratama Rumambie . 19 November 2025 . 17:37:29

FIS.UNG, Media Center – Sebagai bagian dari upaya mendalami dampak kegiatan ekstraktivisme di wilayah Gorontalo, tim Riset Ekstraktivisme PT. GM melakukan observasi di dua desa yang dekat dengan area tambang, yakni Desa Pangi dan Desa Tulabolo. Desa Pangi, yang terletak 25 kilometer dari pusat kota Gorontalo, berperan sebagai desa penyanggah bagi kegiatan tambang tersebut.

Hari ini, 19 November 2025, berlangsung Diskusi Kampung yang bertema "Perempuan dan Lingkungan" di Desa Tulabolo, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, baik ibu rumah tangga dan tukang ojek penambang. Tujuannya menggali lebih dalam tentang keterlibatan perempuan dalam pelestarian lingkungan, terutama dalam konteks dampak dari kegiatan ekstraktivisme di desa-desa sekitar tambang.

Diskusi ini mengundang perhatian banyak pihak terkait dampak lingkungan yang dialami oleh masyarakat, khususnya perempuan, yang langsung merasakan efek dari lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran lingkungan serta peran aktif perempuan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di daerah tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi platform untuk mendiskusikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh warga di Desa Pangi dan Desa Tulabolo, termasuk bagaimana perempuan dapat berperan lebih dalam upaya pelestarian lingkungan di tengah tekanan industri ekstraktif. Dengan adanya diskusi ini, diharapkan masyarakat dapat semakin sadar dan memiliki keterampilan dalam merespons tantangan lingkungan yang ada.

Dua desa tersebut desa berjarak 25 km dari pusat Kota Gorontalo, menjadi desa penyanggah untuk kegiatan ekstraktivisme yang terjadi di wilayah sekitar. Dengan jarak yang cukup dekat dengan area tambang, Desa Pangi merasakan dampak langsung dari kegiatan ekstraktivisme, seperti penurunan kualitas air dan kerusakan tanah, yang memengaruhi kehidupan sehari-hari warga, terutama para perempuan yang bergantung pada alam untuk mencari nafkah.

Kehadiran tim riset di kedua desa ini menjadi langkah penting untuk memahami bagaimana masyarakat, terutama perempuan, dapat lebih berperan dalam menghadapi dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan industri ekstraktif.

Diskusi yang digelar di Desa Tulabolo diharapkan dapat memberikan pencerahan serta solusi bagi perempuan di kedua desa dalam memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan untuk lingkungan yang lebih baik.

Penulis : Ramansyah

Agenda

22 Mei 2024

Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial

17 Januari 2024

Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud

kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"

17 Januari 2023

Pelaksana Upacara KORPRI

FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG

4 - 5 Desember 2022

Tracer Study dengan Temu Alumni

Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022