
FIS.UNG, Media Center - Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Zuchri Abdussamad, S.I.K.,M.Si secara resmi melepas mahasiswa Program Studi Administrasi Publik untuk mengikuti KKN Kolaboratif Terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis FIS UNG dalam mengimplementasikan program MBKM secara riil melalui kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat. (05/08/2025)
Sebanyak 62 orang mahasiswa akan diterjunkan ke 5 (lima) desa di Provinsi Gorontalo, yakni Desa Sidomulyo Kecamatan Bolihuto Kab. Gorontalo, Desa Polohungo Kecamatan Bionga Kab. Gorontalo, Desa Hulawa Kecamatan Paguyaman Kab. Boalemo, Desa Lahumbo Kecamtan Tilmuta Kab. Boalemo, dan Desa Oluhuta Kecamatan Kabila Bone Kab. Bone Bolango. Para mahasiswa ini tujuannya untuk mengabdi mentrasformasi ilmu pengetahuannya dalam menjalankan tugas-tugas berbasis penguatan tata kelola pemerintahan desa, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat melalui digitalisasi administrasi pemerintahan desa. KKN Kolaboratif ini mengedepankan pendekatan interdisipliner dan praktik lapangan sebagai bentuk penerapan langsung ilmu administrasi publik yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Dalam sambutannya, Dr. Zuchri Abdussamad, S.I.K.,M.Si menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi desa. Ia berharap para peserta KKN dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan tata kelola yang lebih efektif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan masyarakat. “Mahasiswa tidak hanya membawa nama institusi, tetapi juga membawa semangat perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik. Ini adalah bagian dari komitmen Fakultas Ilmu Sosial dalam menyukseskan program KKN Kolaboratif Teringtrasi MBKM secara nyata di lapangan," ujar Dr. Zuchri diselal-sela sambutannya.

Ketua Program Studi Administrasi Publik, Dr. Yacob Noho Nani. S.Pd.,M.Si, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pengabdian masyarakat, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Kegiatan KKN Kolaboratif ini menjadi ruang aktualisasi kompetensi akademik dan soft skill mahasiswa, yang nantinya akan memperkuat kapasitas mereka sebagai calon birokrat dan pelayan publik di masa depan. "Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman bermakna yang memperkaya wawasan mahasiswa dan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat," ungkapnya.
Program KKN Kolaboratif Terintegrasi MBKM dilaksanakan di semester ganjil 2025/2026 ini berlangsung selama 5 bulan atau lebih dan dirancang menghasilkan luaran nyata berdampak seperti peta potensi desa, sistem layanan publik digital, pendampingan kelembagaan desa, hingga model pemberdayaan masyarakat inovasi layanan administrasi desa. Fakultas Ilmu Sosial UNG berharap kegiatan ini menjadi kontribusi nyata kampus dalam membangun daerah dan memperkuat relasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022