
FIS.UNG, Media Center – Upaya memperkuat peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun kesadaran politik warga negara terus dilakukan melalui penguatan organisasi profesi dan pengembangan ruang akademik. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Webinar Nasional dan Pelantikan Pengurus Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) Provinsi Gorontalo Periode 2026–2031 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Mengokohkan Peran PPKn sebagai Sarana Pendidikan Politik Warga Negara” tersebut diikuti sekitar 200 lebih peserta yang terdiri dari dosen PPKn, mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana PPKn Universitas Negeri Gorontalo, guru-guru PPKn se-Gorontalo, serta praktisi pendidikan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si. Menurutnya, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang demokratis, kritis, dan bertanggung jawab.
“PPKn tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran atau disiplin ilmu, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membentuk karakter kebangsaan, memperkuat literasi demokrasi, dan meningkatkan partisipasi warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Selain webinar nasional, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan organisasi profesi melalui pelantikan pengurus AP3KnI Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP AP3KnI, Prof. Dr. Sapriya, M.Ed.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sapriya juga menyampaikan materi utama webinar nasional yang menyoroti pentingnya pendidikan politik warga negara di tengah tantangan demokrasi kontemporer. Ia menekankan bahwa pendidikan kewarganegaraan perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, media digital, dan perubahan sosial yang memengaruhi pola partisipasi masyarakat.
Kepengurusan AP3KnI Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 dipimpin oleh Dr. Rasid Yunus, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Wilayah. Kehadiran organisasi profesi ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi akademik, pengembangan kompetensi pendidik, serta penguatan kajian dan praktik pendidikan kewarganegaraan di daerah.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial UNG bersama komunitas akademik PPKn menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan politik warga negara melalui pengembangan keilmuan, peningkatan kapasitas pendidik, serta penguatan jejaring profesi yang berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung lahirnya warga negara yang aktif, kritis, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022