
FIS.UNG, Media Center – Perkembangan media sosial tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga memengaruhi pola hidup, hubungan sosial, hingga aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Novariyanti Dukalang, mahasiswa Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (FIS UNG) melalui skripsi berjudul "Perubahan Pola Hidup Masyarakat di Desa Barakati, Kabupaten Gorontalo akibat Penggunaan Media Sosial Facebook."
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perubahan pola hidup masyarakat sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong maupun menghambat perubahan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, ibu rumah tangga, serta pengguna aktif Facebook sebagai sumber informasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dinamika sosial yang terjadi di Desa Barakati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Facebook telah membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain mempermudah komunikasi antarmasyarakat, media sosial juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi usaha dan memperluas akses informasi. Kehadiran Facebook bahkan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi melalui pemanfaatan media digital.
Di sisi lain, penelitian juga menemukan adanya sejumlah dampak sosial yang perlu menjadi perhatian. Intensitas penggunaan media sosial menyebabkan berkurangnya interaksi tatap muka, munculnya kecenderungan perilaku individualis, serta meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap aktivitas di ruang digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya menghadirkan peluang, tetapi juga membawa tantangan bagi kehidupan sosial masyarakat desa.
Penelitian turut mengidentifikasi beberapa faktor yang mempercepat perubahan pola hidup masyarakat, antara lain perkembangan teknologi informasi, semakin mudahnya akses internet, serta kebutuhan ekonomi yang mendorong masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Sementara itu, kurangnya kontrol diri dalam menggunakan media sosial, keterbatasan literasi teknologi pada sebagian masyarakat, serta kuatnya nilai-nilai sosial tradisional menjadi faktor yang memengaruhi proses adaptasi masyarakat terhadap perubahan tersebut.
Temuan penelitian menegaskan bahwa transformasi digital di pedesaan perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan media sosial secara produktif tanpa mengurangi kualitas hubungan sosial yang telah lama menjadi karakter kehidupan masyarakat desa. Literasi digital dinilai penting untuk membangun keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dengan pelestarian nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan interaksi sosial yang menjadi modal sosial masyarakat.
Melalui penelitian ini, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIS UNG kembali menunjukkan kontribusinya dalam mengkaji berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah desa, lembaga pendidikan, maupun masyarakat dalam merancang program literasi digital yang mampu mendorong penggunaan media sosial secara bijak, produktif, dan tetap selaras dengan nilai-nilai sosial yang hidup di tengah masyarakat.
Link e-Skripsi
Jurusan Komunikasi UNG Akan Menggelar Seminar Nasional Etika Konten di Media Sosial
kegiatan Kuliah Pakar dengan Bupati Kab. Kepulauan Talaud di Aula FIS dengan tema "Individual dalam Interaksi Antar Manusia"
FIS sebagai Pelaksana Upacara Korpri di Lingkungan UNG
Sehubungan kepentingan peningkatan Point IKU maka dipandang perlu mengadakan tracer Study dengan Temu Alumni yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato pada tanggal 4 s.d 5 Desember 2022