
FIS.UNG Gorontalo – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gorontalo, Rifai Silama, menegaskan pentingnya peran kader HMI untuk tidak sekadar menjadi bagian dari organisasi secara formal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi lingkungan sekitar, khususnya di lingkungan kampus.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan usai melantik pengurus HMI Komisariat Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (FIS UNG) masa khidmat 2026–2027, yang digelar di Aula FIS UNG, Jumat (22/5).
Dalam sambutannya, Rifai mengingatkan para kader bahwa menjadi bagian dari HMI berarti memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai mahasiswa yang memahami realitas sosial dan mampu mengambil peran dalam setiap dinamika yang terjadi.
“Kader Himpunan Mahasiswa Islam tidak hanya menjadi sosok yang sekadar hadir atau sekadar ‘daging berjalan’, tetapi harus memiliki keterlibatan aktif dan mampu memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama di kampus,” tegas Rifai.
Ia menambahkan, sebelum berbicara tentang pengabdian kepada masyarakat luas, setiap kader harus terlebih dahulu menjadikan komisariat sebagai ruang pembelajaran, pembenahan, dan penguatan kapasitas diri.
“Komisariat harus menjadi ruang penyelesaian dan pemanfaatan diri. Dari sinilah proses pembentukan karakter dan kualitas kader dimulai,” ujarnya.

Rifai juga menekankan bahwa proses pelantikan bukan sekadar agenda seremonial semata, melainkan momentum konsolidasi gagasan dan awal dari perjuangan pengurus baru dalam membawa HMI Komisariat FIS UNG menghadapi berbagai tantangan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.
“Pelantikan ini bukan hanya kegiatan simbolik, tetapi pintu gerbang pertama bagi teman-teman untuk menyelaraskan tujuan dan niat dalam membawa HMI Komisariat FIS UNG agar mampu berselancar menghadapi berbagai gelombang dan dinamika yang ada di fakultas,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu kekuatan utama kader HMI dibandingkan mahasiswa lainnya adalah kemampuan memahami fenomena sosial di sekitarnya dan menjadikannya sebagai dorongan untuk ikut terlibat dalam proses perubahan sosial.

“Kekuatan kader HMI terletak pada pemahaman terhadap fenomena sosial di lingkungannya, serta kemampuan memaknai hal tersebut sebagai panggilan untuk terlibat dan berkontribusi dalam perubahan,” pungkas Rifai.
Pelantikan pengurus baru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kaderisasi, solidaritas, serta komitmen pengurus HMI Komisariat FIS UNG untuk terus hadir sebagai organisasi mahasiswa yang responsif terhadap isu sosial dan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan HMI.Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo Tekankan Peran Kader sebagai Agen Perubahan Sosial dalam Pelantikan Pengurus HMI Komisariat FIS UNG

Penulis : Saad Lintang